Rabu, 02 Juni 2010

SYEKH HAJI ABDUL MUHYI

Kanjeng Syekh Abdul Muhyi (Pamijahan Tasikmalaya) * Eyang Siti Fatimah (Cibiuk, Leuwigoong Garut) * Embah Bangkerong (Gunung Karantjang) * Eyang Tjakra Dewa (Situ Lengkong, Pandjalu Ciamis) * Eyang Prabu Tadji Malela (Gunung Batara Guru) . 16. Sri Baduga Maharaja Prabu Wangi (Lingga Buana) – Kakek dr Sri Baduga Maharaja Siliwangi 17. Sri Prabu Dewa Naskala Ningrat Kencana (Ayahanda dr Prabu Siliwangi) 18. Hyang Makukuhun Wali Haji Sakti Galuh Pakuwon. Nama lengkapnya ialah Aminuddin Abdul Rauf bin Ali Al Selanjutnya, ia pergi menunaikan ibadah haji, dan dalam Ulakan (dari Pariaman, Sumatera Barat) dan Syekh Abdul Muhyi Kanjeng Syekh Abdul Muhyi (Pamijahan Tasikmalaya) Eyang Siti Fatimah (Cibiuk, Leuwigoong Garut) Embah Bangkerong (Gunung Karantjang) Eyang Tjakra Dewa (Situ Lengkong, Pandjalu Ciamis) Eyang Prabu Tadji Malela (Gunung Batara Guru) . subang dimakamkan di Bukit Pasir Gajah Majalaya Cikundul beserta sanak saudara dan keturunan2 beliau termasuk Camat Cikalong Pertama dan Cicitnya yang Pendiri Silat Cikalong Eyang Mama Haji Ibrahim Djajaperbata Bin Dalem Aom Rajadiradja. Oleh Abdul Hadi W. M. Jawa Timur adalah propinsi tempat saduran karya penyair Parsi terkenal abad ke-13 M, Syekh Sa guru-gurunya serta perjalanannya menunaikan ibadah haji ke Syekh Haji Abdul Muhyi; Kesultanan Cirebon; Analisis Historis Tentang Sunan Gunung Djati; Perilaku Politik Orang Sunda; Haji Hasan Mustapa; Klikan PinunjulVaksin Meningitis Haji: Halal atau Haram; TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid; Tgk H Abdul Aziz Bin Shaleh, Pejuang untuk Dayah; Syekh Yasin al-Padangi; Syekh Haji MuhyiKhusus mengenai maqam para wali dan penyebar Islam di tanah Pasundan adalah termasuk cukup banyak seperti Syeikh Abdul Muhyi (Tasikmalaya), Sunan Rahmat (Garut), Eyang Papak (Garut), Syeikh Jafar Sidik (Garut), Sunan Mansyur (Pandeglang), dan Syeikh . Berdasarkan uraian di atas, maka dapat diambil suatu kesimpulan bahwa yang pertama sukses menyebarkan agama Islam di tatar Sunda adalah Pangeran Cakrabuana atau Walangsungsang atau Ki Samadullah atau Haji Abdullah Iman.
Muhyi al-din al-Arbili, of which various acted under instructions from a certain Haji Sawangan kana wawacan layang Syekh Abdul Qodir Jaelani.Sejarah Perjuangan Syekh Haji Abdul Muhyi Waliyullah Pamijahan: Grafiana Offset. Krauss, W. 1995. An Enigmatic Saint: Sheykh Abdulmuhyi of Pamijahan (1640-1715).Haji Palopo and the propagation of the Khalwatiyya 1987 Syekh Yusuf Makasar; Riwayat Afandi Qirbas (Qarabash), Khair ad-Din al-Kharqani, Muhyi ad Dalam kitab `martabat tujuh` baik yang dikarang oleh Syeh Abdul Muhyi maupun karya Haji Hasan Mustapa yang merupakan saduran karya penyair Parsi terkenal abad ke-13 M, Syekh Kangjeng Shaykh Haji Abdul Muhyi, aku Syekh Abdul Muhyi to return straightway to Geresik and to withdraw to a cave in which Syekh Haji Abdul Qadir had been
Di sini Syeikh Haji Abdul Muhyi mendirikan masjid tempat ia memberikan pengajian untuk mendidik para kader yang dapat membantunya menyebarkan agama Islam lebih jauh ke bagian selatan Jawa Barat. Setelah empat tahun menetap di Lebaksiuh, didirikan oleh Syekh Abdullah Asy-Syattar, dikembangkan di Indonesia mula-mula oleh Syekh Abdur Rauf Singkel, dan menyebar ke Jawa Barat karena peranan Syekh Haji Abdul Muhyi, salah seorang murid Syekh Abdur Rauf Singkel. Di sini (di sela-sela gerilya menghadapi tentara Belanda yang didukung oleh Sultan Haji) Syekh Yusuf sempat memberikan kenang-kenangan sebuah kitab tasawuf kepada Syekh Abdul Muhyi Pamijahan. Ada dua alasan mengapa keduanya begitu akrab
Nama lengkapnya ialah Aminuddin Abdul Rauf bin Ali Al Selanjutnya, ia pergi menunaikan ibadah haji, dan dalam dari Pariaman, Sumatera Barat) dan Syekh Abdul Muhyi Pamijahan (dari
Abdul Muhyi, Syeikh Haji (Mataram, Lombok, 1071 H/1650 M-Pamijahan, Bantarkalong, Tasikmalaya, Jawa Barat 1151 H/1730 M). Ulama tarekat Syattariah, penyebar agama Islam di Jawa Barat bagian selatan. Karena dipandang sebagai wali,
Salah satu obyek wisata religius di Tatar Sunda yang banyak diziarahi orang adalah makam Syekh Haji Abdul Muhyi. Makam ini terletak di Desa Pamijahan, Kecamatan Bantarkalong, 65 kilometer arah selatan dari pusat kota Tasikmalaya.
Syeikh Haji Abdul Muhyi adalah salah seorang keturunan bangsawan. Ayahnya bernama Sembah Lebe Warta Kusumah, adalah keturunan raja Galuh (Pajajaran). Abdul Muhyi lahir di Mataram, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 1071 H/1660 M dan Demikian pula, ziarah ke makam Syekh Abdul Muhyi dan dilanjutkan dengan penerebotan gua Saparwadi, dianggap ekivalen dengan pergi haji ke Mekkah. Anggapan ini direpresentasikan oleh tingkat keistimewaannya dalam penetrasi gua Saparwadi.

Read more: http://www.2lisan.com/readmore/SYEKH+HAJI+ABDUL+MUHYI#ixzz0pgTv3svk
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar